Kunjungan Studi Tiru Desa-Desa Kecamatan Batu Ampar ke Desa Bajur, Perkuat Kapasitas Aparatur Desa

Posted on Admin     Tanggal 19-12-2025

Bajur, Lombok Barat – Pemerintah Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat menerima kunjungan study tiru dari desa-desa dalam wilayah Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur desa serta perluasan wawasan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Desa Bajur.

Kunjungan study tiru tersebut difasilitasi oleh Pusat Pelatihan dan Kajian Nusantara (PPKN) sebagai bagian dari upaya memperkenalkan praktik-praktik baik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan menghadirkan Kepala Desa Bajur sebagai narasumber utama, didampingi oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Bajur serta unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Para narasumber memaparkan pengalaman Desa Bajur dalam pengelolaan pemerintahan desa, mulai dari perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan desa, hingga sinergi kelembagaan desa.

Dalam penyampaiannya, Kepala Desa Bajur menjelaskan strategi dan inovasi yang telah diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bajur memaparkan sistem administrasi pemerintahan desa serta mekanisme penyusunan perencanaan dan pelaporan yang tertib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Adapun perwakilan BPD menjelaskan peran pengawasan dan kemitraan strategis BPD dalam mendukung jalannya pemerintahan desa yang partisipatif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta dari desa-desa di Kecamatan Batu Ampar secara aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait persoalan yang dihadapi di desa masing-masing, sekaligus berbagi pengalaman dan praktik yang telah diterapkan di wilayah mereka.

Melalui kegiatan study tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama dan jejaring antardesa lintas daerah, serta menjadi sarana pembelajaran bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.